CIREBON – Kesultanan Kacirebonan menerima penghargaan internasional dari World Philosophical Forum (WPF) yang bekerja sama dengan UNESCO. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden WPF, Mang Geo, didampingi Presiden WPF-UNESCO untuk Indonesia, Moch. Ridwan Saleh, di Keraton Kacirebonan, Cirebon, Selasa (6/10/2026).
Dalam sambutannya, Mang Geo menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, keberagaman, perdamaian, serta kemanusiaan. Menurutnya, pesan-pesan ini menjadi fokus utama WPF yang saat ini memiliki jaringan keanggotaan di 62 negara untuk terus mendorong dialog peradaban dunia.
Selain menyampaikan pesan perdamaian, Mang Geo yang juga merupakan Mursyid Tarekat Mu’tabarah mengimbau pihak Kesultanan untuk terus menjaga Tarekat Sunan Gunung Djati. Tarekat ini dinilai memiliki rekam jejak sejarah yang kuat dalam memelihara kedamaian dan harmoni di Nusantara.
Sebagai simbol penyerahan amanah spiritual, Mang Geo mengijazahkan sebuah tasbih berusia ratusan tahun kepada Sultan Kacirebonan, Sultan Abdul Ghani. Pemberian tasbih tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat untuk senantiasa berdzikir serta merawat nilai-nilai ajaran Rasulullah, keluarganya, dan para wali Allah.
Momentum ini dinilai strategis untuk memperkenalkan kearifan lokal Cirebon ke tingkat global. Cirebon dianggap memiliki sejarah panjang sebagai titik temu berbagai budaya, agama, dan tradisi yang relevan dengan isu kemanusiaan internasional.
Melalui penghargaan ini, Keraton Kacirebonan diharapkan terus konsisten menjadi bagian dari ruang kolaborasi dan dialog kebudayaan dunia, sekaligus membawa warisan budaya Indonesia sebagai kontribusi nyata bagi peradaban global.























