BANDUNG — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI pada Rabu (9/9/2026) bertempat di Kantor MUI Kota Bandung. Agenda ini menjadi momentum penting dalam perantian estafet kepemimpinan ulama di wilayah Kota Bandung.
Momen pergantian kepemimpinan tersebut mendapat respon hangat dari Forum Pondok Pesantren (FPP) Jawa Barat. Melalui Dr. K.H.R. Edi Komarudin, M.Ag., FPP Jawa Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepemimpinan periode sebelumnya serta mengucapkan selamat atas terpilihnya ketua umum yang baru.
Penghormatan dan Harapan Kepemimpinan
Dalam perhelatan Musda XI tersebut, FPP Jawa Barat menyoroti dua hal mendasar terkait estafet kepemimpinan MUI Kota Bandung:
Terima Kasih kepada Prof. KH. Miftah Farid: FPP Jawa Barat menyampaikan penghargaan mendalam atas dedikasi, keteladanan, pengabdian, dan perjuangan beliau selama memimpin MUI Kota Bandung. Seluruh amal khidmah dan pengorbanannya diharapkan menjadi amal jariyah yang dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Selamat kepada Dr. KH. Asep Ahmad Fathurrahman, Lc., M.Ag.: Ucapan selamat disampaikan atas amanah baru yang diemban. Kepemimpinan baru ini didoakan agar selalu mendapat kekuatan, keikhlasan, dan petunjuk Allah SWT sehingga membawa MUI Kota Bandung semakin berwibawa, maslahat, serta konsisten menjadi khadimul ummah (pelayan umat) sekaligus mitra strategis pemerintah.
Pesan Estafet Khidmah
Dr. K.H.R. Edi Komarudin menegaskan pentingnya keberlanjutan perjuangan dalam dinamika organisasi keagamaan.
”Pergantian kepemimpinan bukanlah pergantian perjuangan, tetapi estafet khidmah untuk melanjutkan kebaikan dan menyempurnakan pengabdian,” tegas Dr. K.H.R. Edi Komarudin.
Melalui Musda ke-XI ini, FPP Jawa Barat berharap Allah SWT senantiasa menyatukan hati para ulama, menjaga ukhuwah Islamiyah, dan membimbing seluruh elemen keumatan dalam memberikan kontribusi terbaik bagi agama, umat, dan bangsa.























